Bertemu saudara se-Tanah Air di KLIA
![]() |
| Ikhwan, Hafidz, dan Shufia in KLIA |
Hanya 4 orang pemberangkatan pertama delegasi IPB, Achmad Zainuri, Shufia El Tsaura, Hafidz Ilman Albana, dan Aku. Pesawat kami take off pukul 11.40 WIB dan sampai ke KLIA pukul 15.40 WITA. Delegasi selanjutnya adalah 13 orang sisanya akan tiba di KLIA pukul 12 malam WITA. Sialnya, bis yang akan mengantarkan kami ke tempat tujuan yaitu Universiti Teknologi MARA (UiTM) Arau, Perlis hanya akan berangkat kalau kami sudah lengkap 17 orang, dan suka tak suka, mau tak mau kami berempat harus menunggui mereka dulu.
![]() |
| Trowongan kecil, KLIA Lt.3 |
Akhirnya, pencarian kami berhenti pada lantai 2 di kios nasi campur milik Bu Nur Hayati. Awalnya, kami pasrah dengan harga yang sudah terdaftar di dinding, namun semua kenyataannya tidak sepahit kopi hitam aceh kawan. Bu Nur Hayati ternyata orang Jawa asal daerah Banyuwangi. Alhasil seperti layaknya anak sendiri, kami diberi harga murah untuk satu porsi pesanan.
![]() |
| Foodcort Lt.3 |
Kuliner disini tidak seperti di Jawa Barat, kalau setiap warung makan disediakan minum. Air mineral 600 ml dihargai RM 1.20, mahal sekali bukan kalau di hitung rupiah, sekitar 3.500 rupiah. Tapi malam itu, aku dan shomad kembali lagi mengunjungi kios nasi campur dan dengan senang hati Bu Nur memberiak sebotol air putih, tentu saja gratis. haha.
![]() |
| Bu Nunu, Shomad, dan Bu Susi |
At Least, kami iseng buat foto bareng, semoga kebaikan para srikandi-srikandi di negeri jiran ini dibalas Allah berlipat ganda.
![]() |
| Depan kios nasi campu Bu Nur |
Read more




















