Tampilkan postingan dengan label DAILY ACTIVITIES. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Januari 2013

Bertemu saudara se-Tanah Air di KLIA

Ikhwan, Hafidz, dan Shufia in KLIA
LIMA jam sejak kedatangan kami ke Kuala Lumpur International Airport (KLIA) belum ada satu butir nasi walau sekedar menyenggol lapisan bagian dalam lambung kami. Padahal, kami terakhir kali makan subuh kemarin (20/01). Miris!

Hanya 4 orang pemberangkatan pertama delegasi IPB, Achmad Zainuri, Shufia El Tsaura, Hafidz Ilman Albana, dan Aku. Pesawat kami take off pukul 11.40 WIB dan sampai ke KLIA pukul 15.40 WITA. Delegasi selanjutnya adalah 13 orang sisanya akan tiba di KLIA pukul 12 malam WITA. Sialnya, bis yang akan mengantarkan kami ke tempat tujuan yaitu Universiti Teknologi MARA (UiTM) Arau, Perlis hanya akan berangkat kalau kami sudah lengkap 17 orang, dan suka tak suka, mau tak mau kami berempat harus menunggui mereka dulu.

Bosan menunggu, lapar menginterogasi tiap detik. Hawa yang sedikit lebih dingin dari negara kami membuat kami mencari tempat makan yang paling murah--duit yang kami bawa pas-pasan ini memang harus di menage sebaik-baiknya karena pihak sponsor tidak menanggung biaya makan kami sehari-hari.

Trowongan kecil, KLIA Lt.3
Bandara KLIA ini ada 5 lantai. Seperti Mall-mall yang ada di kota kelahiranku atau di kota tempat ku kuliah. Kalau di kota kelahiranku seperti Balikpapan centre atau seperti Bogor Trade Mall di Bogor. Survei pun kami lakukan, jelajah kios demi kios, setiap mata memandang serentak otak kami bermain untuk mengalikan angka harga RM (Ringgit Malaysia) ke Rp (Rupiah). RM 1 biasanya setara dengan 3.200 - 3.400 rupiah.

Akhirnya, pencarian kami berhenti pada lantai 2 di kios nasi campur milik Bu Nur Hayati. Awalnya, kami pasrah dengan harga yang sudah terdaftar di dinding, namun semua kenyataannya tidak sepahit kopi hitam aceh kawan. Bu Nur Hayati ternyata orang Jawa asal daerah Banyuwangi. Alhasil seperti layaknya anak sendiri, kami diberi harga murah untuk satu porsi pesanan.

Foodcort Lt.3
Temanku yang seharusnya membayar RM 7.80 yang tertera pada layar harga seperti di kasir-kasir toko Indonesia mendapat diskon dan hanya membayar RM 6.80, sedangkan aku dan kawanku Somad yang sejak tadi ngobrol dan bercakap-cakap santai dengan Bu Nur mendapatkan diskon dari RM 10.40 menjadi RM 5.60. Ibu ini seperti merasa pulang kampung ke negara tercinta karena kehadiran kami. Bahkan, obrolan ku dan shomad sampai terasa terlalu lama, hafidz dan shufia sudah makan duluan di salah satu meja.

Kuliner disini tidak seperti di Jawa Barat, kalau setiap warung makan disediakan minum. Air mineral 600 ml dihargai RM 1.20, mahal sekali bukan kalau di hitung rupiah, sekitar 3.500 rupiah. Tapi malam itu, aku dan shomad kembali lagi mengunjungi kios nasi campur dan dengan senang hati Bu Nur memberiak sebotol air putih, tentu saja gratis. haha.

Bu Nunu, Shomad, dan Bu Susi
Sebenarnya bukan permasalahan gratis dan diskonnya yang kami katakan itu anugrah, namun karena kami memiliki saudara setanah air yang memang peduli dengan anak bangsanya. Lain Bu Nur, lain pula dengan Bu Susi dan Bu Nunu, beliau berdua adalah cleaning service foodcort ini, sepertinya juga sama seperti Bu Nur, Bu Susi dan Bu Nunu senang sekali mengobrol bersama kami di salah satu meja. Banyak hal yang kami tanyakan, mulai dari nasib TKI, pengalaman kerja disini, transportasi dari KLIA ke Menara kembar petronas, sampai bagaimana cara bisa nelpon murah ke Indonesia. Bu Susi ternyata berbaik hati dengan memberikan simcard yang tidak digunakannya dan diberikan ke kami, masih ada pulsanya RM 9.35 setara dengan 31.000 rupiah. Bu nunu minta di fotokan dan minta tolong fotonya di tag ke anaknya lewat fb. Sabar ya bu, fotonya sudah saya upload, tinggal di konfirm saja sama anak Ibu, di foto itu juga sudah saya kasih keterangan salam kangen dari Ibu.

At Least, kami iseng buat foto bareng, semoga kebaikan para srikandi-srikandi di negeri jiran ini dibalas Allah berlipat ganda.
Depan kios nasi campu Bu Nur


Read more

Minggu, 20 Januari 2013

Goresan Santri IPB dalam GPS-JB


Kali ketiga sejak kedatanganku ke kampus rakyat ini, GPS-JB menjadi satu momok tersendiri. GPS-JB adalah Gebyar Prestasi Santri-Jawa Bali yang akan diadakan pada bulan maret 2013 nanti. Kegiatan yang meningkatkan skill para santri se-Jawa Bali ini di ramu dengan beberapa perlombaan. Persaingan ketat dari seluruh pesantren undangan yang diseleksi hingga mampu menembus semifinal dan berhak berkunjung ke Kampus IPB Dramaga. Dulu, kegiatan ini pertama kali diadakan dengan nama PSBN (Pekan Santri Berprestasi Nasional) pada tahun 2011 dengan konten dan konsep kegiatan yang tidak jauh berbeda dengan GPS JB kali ini, dan setahun lalu nama PSBN berganti menjadi GPSN (Gebyar Prestasi Santri Nasional) sebelum menjadi GPS JB seperti sekarang.

Lomba yang di ditawarkan kepada ratusan hingga ribuan santri ini berupa Lomba Cepat Tepat (LCT) dari berbagai materi bidang IPA, IPS, dan Agama. Kemudian ada Lomba Tilawah yang akan menguji ketangkasan santri-santri dalam membaca ayat Al-Qur'an dengan nada merdu nan indah, Lomba seanjutnya yaitu Lomba Pidato Berbahasa Inggris, Waah, emang anak santri bisa bahasa inggris?  hmm..jangan salah, kebanyakan pondok pesantren yang tersebar di seluruh penjuru bumi Indonesia ini rata-rata menerapkan bilingual language untuk bahasa sehari-hari. Toh, dulu sewaktu saya nyantren juga demikian, maybe lebih baik daari pada sekolah umum yang diluaran sana, karena practice makes perfect.  Kami mempraktikkannya, itu kuncinya. Jutaan kata-kata bijak, milyaran petuah-petuah ilmu akan basa basi selama masih tesimpan di hipotalamus, keluarkan, buat jadi nyata dan itu yang lebih berharga.

Bukan hanya Lomba Pidato Berbahasa Inggris, namun juga ada Lomba Pidato Berbahasa Arab, sepertinya akan seru sekali melihat anak-anak seumuran SMA yang sudah mampu berbicara didepan publik dengan berbahasa arab, so great!

Lomba yang lainnya adalah Lomba Kaligrafi yang pasti akan mengasah keahlian seni santri, selain baca qur;an tiap hari jangan ragukan kemampuan seni santri, ternyata banyak sekali yang punya keahlian dalam melukis, terutama kaligrafi. Lihat saja nanti puluhan karya yang akan mereka hasilkan di ajang GPS JB ini.

Terakhir adalah Lomba Tahfidz atau lomba menghapal ayat-ayat Al-Qur'an. Menguji kualitas bacaan dan hapalan yang dimiliki masing-masing santri. Luar biasa ya kalau saja kita termasuk orang-orang yang mampu menghapal Al-Qur'an. Setahu saya barang siapa yang menghapal Al-Qur'an, maka di hari akhir nanti di izinkan menarik 10 orang penghuni neraka untuk masuk kedalam surga bersamanya. Kalau ini salah mohon koreksinya.^^

Semua hal terkait kegiatan perlombaan GPS JB ini dan informasi lebih lanjut bisa mengubungi panitian melalui website CSS MoRA IPB yaitu cssmoraipb.com, disana kalian akan menemukan informasi lebih lanjut terkait lomba ini.

Kamu Santri? Please join this.
Read more

Jumat, 18 Januari 2013

Senja di Sore itu

ATM Center Kampis IPB Dramaga
Pukul 16.30 WIB Oktober 2012 Minggu terakhir
''Okeey, yang sudah selesai segera dikirim di LMS, yang belum selesai bisa menyelesaikannya di kontrakan masing-masing dan jangan telat ngirim, waktunya habis, kita harus segera pulang", perintah Ismail, asisten mata kuliah forsumku.

Ku buka link pengiriman tugas ke 5, browse-document-ikhwan forsum-upload-finish. Aku sudah menyelesaikannya sebelum waktu habis. Segera ku ambil tas ku, dan jadi yang paling pertama keluar di LCC. Sampai di parkiran, raut wajah langit perlahan berubah, semakin menit semakin terliahat suram. Dua menit meninggalkan parkir rintik-rintik hujan seketika memenuhi kaca helm ku. Tanpa pikir panjang, berputar arah dan menuju atm centre. Itu tempat teduh terdekat dan sekaligus bisa refill dompet yang hampir kering.

Ini akibat karena sejak beberapa hari lalu aku selalu mengulur-ngulur waktu untuk sekedar membeli raincoat. Setidaknya, hujan berkurang keganasannya hingga akku sampai di atm centre. Lima orang yang antri di depanku, dan menghabiskan setengah jam samapi giliranku tiba.

Orang kelima keluar, aku masuk dengan sesegera mungkin mengambil duit dan langsung keluar. Tak tega aku melihat antrian yang begitu panjang dan tak beraturan karena hujan yang bertambah deras. Sepertinya, ibu-ibu yang antri paling belakang itu tersiksa akibat cipratan hujan. Baju coklat dan celana hitam yang aku kenakan juga sudah sejak tadi tempias oleh hujan.

<masukkan card>-<tekan pin>-<******>-<pilihan lain>-<penarikan tunai>-<transaksi sukses>-<keluar>-<ya>. Secepat kilat aku buka pintu keluar dan cessss....aku melihat dia yang sedang menunggu hujan reda.

Dia si jingga hitam. Si Berandal kampus, Roy.
Read more

Senin, 07 Januari 2013

Ujian di Tengah Ujian

UJIAN kali ini agak sedikit berbeda, membuatku sedikit penat. Lesu. Lemah. Entah kenapa merasa bahwa bulan-bulan ini nampak lebih berat dari biasanya. Diawal minggu saja, aku merasa was-was sekali, seperti dikejar-kejar perampok, rentenir, tukang kredit, calo, dan lain sebagainya yang menghantuinku. Itu rasanya. Namun bukan itu realitanya, aku hanya penat dengan deadline yang belum selesai, bukannya mencoba untuk mengencangkan ikat pinggang dan mulai mengerjakannya satu persatu, tapi malah banyangin apa yang akan terjadi kalau deadline ini gak aku kerjain. Mencari-cari jalan keluar saat aku benar-benar terdesak dikala deadline habisa dan gak ada satupun yang selesai.

Kemarin itu aku dihantui :
1. Tugas dari salah satu mata kuliahku, bukan tugasnya yang bermasalah, tapi masalahnya aku PJ mata kuliah itu, dan Pak Dosen udah minta aku buat ngumpulin hari jumat. Sialnya, anak kelasku banyak yang belum ngerjain. nasib bin nasib, aku jadi kena warning. Sesak satu di hatiku karena ini masalah buatku. Aku janji sama Pak Dosen ngumpulin hari rabu. Beliau setuju, baguslah. :)

2. Naasnya, masalah itu ternyata gak seenteng ngangkat anak bayi. Teman-temanku pada pulang dan ada yang belum ngumpulin. Pas hari rabu aku minta ulur waktu lagi sampai jumat pas kita udah pada balik. Singkatnya, ada masalah B, C, D yang ngebuat aku lupa buat ngubungi si Bapak kalau aku mau ngumpulin tugas pas jumat, keinget baru hari sabtu dan itu aku otw ke Jakarta, haha. Akhirnya, aku baru ngumpulin hari minggu dengan rasa takut-takut dateng langsung ke rumahnya. Itu beban satu minggu.

3. Aku ada tugas buat slide power point tentang feed industry. Tentang kondisi industri pakan ternak di Indonesia yang ntar ku presentasiin di UiTM Perlis 3 minggu lagi. Ngerjainnya gak mudah, aku yang gak jago english akhirnya keteteran ngerjainnya plus di tarik-tarik sama si malas (baca : godaan hati) buat nyuruh main gitar aja atau main pes atau malah ke gor buat main bulutangkis. Bukan cuma buat ppt yang menggelegar itu, aku juga harus belajar presentasi. Sayang di sayang, aku bingung mulai dari mana cara belajarnya. trus kayak apa. walaaaah.

4. Aku ujian itu hari senin, parahnya belum ada satu slidepun yang aku baca + aku gak tahu senin itu ujian apa. Parah -_- !! Padahal sudah ngeprint semua materinya seminggu lalu. Tapi kok ga ada yang ku sentuh. Habis di print malah di simpen. Itu beban seminggu ini,

5. Oh iya, ujian tentang aku PJ mata kuliah belum selesai, Si mba dan mas yang ikut kuliah sc ini yang dari jurusan lain juga ngesms aku tiap hari minta dikirimin materi. si Mba,"Ini Ikhwan ya? Saya *****, bisa kirimin materi UAS ke *****@gmail.com? Di tunggu ya?". Cuma aku baca, trus ku masukin lagi hape ke tas. :P. Besoknya," Ikhwan, kok belum dikirim? Bisa sekalian yang di lms juga? soalnya aku buka gak bisa." Duaaaaar...ini minta tolong sama atau apa..Tambah penat deh aku, haha..akirnya, pas sebelum ngeposting catatan ini, aku baru ngirim tu materinya, yang bakal di ujiin hari kamis, Maap ya mba..saya tidak menjadi PJ yang baik..hik..hik..uhu..uhu.. :p

6. Sudah? Oh..ternyata belum bray . Ada satu lagi. Aku malu-malu buat sms sponsorku yang mau ngasih duit buat ntar magang. kan lumayan tuh buat nambah-nambah. Ntahlah blog, aku malu sekali urusah beginian. Walhasil, beban belum sms ini menambah daftar galauku satu-dua minggu ini.

Semoga matahari segera terbit. Gelap segera terhapus dari cakrawala. Kangen liat birunya langit. kangen liat kedamaian. Pengen jadi anak kecil lagi yang lari-larian ngejar layang-layang. Tanpa dosa. Bahagia. Bukan dikejar-kejar deadline kayak aku.

Okey, life must go on. Aku mau ujian dulu. Sejam lagi ujian Ekonomi Produksi, doakan aku sukses ya Blog. C u soon.
Read more

Minggu, 06 Januari 2013

Cie-cie (gak jadi) Juara Umum CSS League

at Gymnasium IPB
Setiap tahunnya, CSS MoRA IPB mempunyai kegiatan rutin berupa CSS League, itu berupa lomba badminton untuk putra dan putri, lomba futsal untuk putra, dan volly putri. Tahun 2012 ini diadakan pada bulan desember.

Badminton, altlet putra yang turun di nomor ganda yaitu Yoga Susetyo Pauzi dan Rizki, sementara Ikhwan Ibnu Arbi di nomor tunggal putra. Partai pertama, cie-cie bertemu dengan angkatan 48, hasilnya alhamdulillah dua partai dimenangkan langsung dan berhak masuk ke partai final bertemu dengan angkatan alumni (css 45+). Partai final ini, single putra Ikhwan bertemu dengan Nailul Abror (42), hasilnya cie-cie mengalah dengan skor 1-2. hal yang sama juga terjadi dengan ganda putra cie-cie yaitu Yoga dan Haryono, mengalami kekalahan dengan skor 2-0.

Akhirnya, perjuangan badminton putra hanya sampai di runner up saja.  -_- (syediih)
Lain lubuk lain belalang, Lain ladang lain ikannya. Tapi sayangnya nasib srikandi badminton putri bak setali tiga uang dengan putra. Di partai penyisihan, Himma, Ria, Zulfi, Iin, Icha, Halimah berhassil menumbangkan angkatan 48, Tapi sepertinya prjuang badminton putri lebih nyaman mengekor prestasi putra sehingga hanya meraih runner up di cabang badminton putri.

Setelah sehari menyelesaikan badminton, perjuangan cie-cie untuk meraih medali terus di lakukan. Pertandingan volly putri berjalan sangat seru saat pemain-pemain volly berhasil menumbangkan angkatan 45 dan 48 di partai penyisihan dan semifinal. Dan di partai puncak cie-cie bertemu dengan angkatan 46 yang sebelumnya berhasil memenangkan pertandingan melawan angkatan 48.

hasilnya...jreng jreng jreeeeng, cie-cie kembali menjadi runner up setelah menerima kekalahan tipis di final. Sakit hati jelas, karena tiga pertandingan yang masuk final tak satupun yang berhasil di konversi menjadi medali emas alias juara pertama. Selalu dan selalu nomor dua. Tapi inilah pertandingan, kadang lebih kejam dari kehidupan boy!.

Gak lama-lama cie-cie memendam kesedihan, live must go on karena beberapa jam setelah itu pertandingan paling bergengsi yaitu futsal akan segera bergulir. Semangat srikandi-srikandi cie-cie untuk menyemangati arjuna-arjuna yang berlaga dilapangan harus terus dilakukan.

Sepertinya Allah mendengar doa-doa kami, dan menyetop rasa gregetan karena selalu menjadi nomor dua. Kali ini, skuad futsal cie-cie berhasil meraih peringkat pertama dengan 6 kali kemengan, 1 imbang, dan 1 kalah. Perolehan yang cukup tegas dengan akumulasi poin 19. Disusul angkatan 46 dan 45 dengan poin 16 dan 13.

Afwin, Haikal, Ardi (kapten), Bagja, Ridho, Rizki cimenk, Yazid, Fitro, dan Saya yang mewarnai futsal liga tahun ini. Sayangnya, dengan kemenangan satu kali dan runner up tiga kali tidak berhasil mengantarkan cie-cie menjadi juara umum. Semoga di tahun depan kami bisa mengawinkan gelar juara seluruh liga dan juara umum. God Bless Our. Amiin.  
Tim Volley cie-cie


Read more

Sabtu, 29 Desember 2012

Himasiter, Gerbang Kecil tuk Melihat Dunia

BISMILLAH. Ini ucapan pertamaku saat rayuan demi rayuan datang kepadaku dan aku memutuskan untuk mengatakan "iya". Pengurus lama mengajakku untuk bergabung dalam Himasiter tahun kepengurusan ini. Why? aku juga gak tau kenapa harus aku orangnya. Padalah aku adalah anggota BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Peternakan tahun sebelumnya. Sedangkan Himasiter adalah himpunan profesiku, himpunan mahasiswa INTP (Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan).

Aku di goda untuk bergabung menjadi salah satu penggerak Himasiter tahun ini. Ya, kalau kau tau, tipikal kepemimpinanku, semakin aku ditempatkan pada posisi yang tinggi maka semakin tinggi pula semangat dan tanggung jawabku. Tapi kemarin aku membenci suatu hal, aku di bujuk untuk juga mencalonkan diri menjadi calon ketua Himasiter yang aku sangat yakin pasti kalah. haha, Karena aku bukan berasal dari background Himasiter sedangkan lawan ku iya. Aku cukup apatis dengan mahasiswa Fapet sedangkan dia tidak. Namun satu hal, setidaknya foto ku disamping ketua ku sekarang pastinya meningkatkan value leader saat kampanye kemarin.

Sudahlah, dimana posisi sekarang tak usah di bayang-bayangkan lagi. Kau tau blog, sejak aku dekat-dekat dengan Himasiter banyak hal yang aku dapat. Semua tak ternilai, sekalipun dengan uang, karena proses yang memberikannya. Aku jadi sering keluar masuk departemen, mengenal beberapa pegawai, staff, kadep, wadek, dll. Ikut rapat pembentukan kurikulum fakultas bersama seluruh dosen, Wah...yang ini sangat menarik blog, karena cuma 4 mahasiswa yang ikut rapat dan semua ruangan di penuhi dosen, dekan, dan lainnya, jadi Leading officer saat ada kunjungan mahasiswa luar negeri ke Fapet, dan masih banyak lagi untuk nanti, esok, dan seterusnya.

Dan.......ada satu hal lagi blog, buatku sekarang Himasiter adalah gerbang kecil untuk melihat dunia. InsyaAllah 20 Januari 2013 aku berangkat ke Arau, Perlis, Malaysia tepatnya di UiTM (Universitas Teknologi MARA) dan (semoga jadi) Songkla of Universiy di Thailand. Disana aku mengikuti Internship Program dari kerjasama Fapet IPB- UiTM Perlis. Ini yang menguntungkan blog, kalau dekat dengan departemen dan fakultas.

Semoga semuanya berkelanjutan ya..
Doakan aku untuk bisa mewujudkan semua mimpi dan impianku.

Ikhwan Ibnu Arbi - Wakil Ketua HIMASTER IPB 2012-2013

Read more

Rabu, 17 Oktober 2012

Debat Publik PEMIRA 2012

Debat Publik di Fakultas Kedolteran Hewan 15/10
16/10. Apalagi yang lebih seru dalam PEMIRA (Pemilihan Raya) tahun 2012 ini selain dari Debat Publik, ya karena hanya disini puluhan bahkan ratusan mahasiswa menyaksikan visi misi, tujuan mereka berdiri disana, janji-janji dan beberapa statement yang menjelaskan dengan gaya sangat persuasif bahwa hanya mereka yang terbaik.
Pemira 2012 ada dua capres-cawapresma yang bersaing memperebutkan KM 1. Calon dengan nomor urut 1 yaitu Sigit (HPT 46) dan Zaenal (GFM 46) sebagai Capresma-cawapresma, sementara calon dengan nomort urut 2 yaitu Dafid (MAN 46) dan Reza (KSHE 46) sebagai Capresma-cawapresma. Keduanya lolos sebagai calon presma-wapresma setelah melewati dua kali verifikasi. Pasalnya, kedua bakal calon gagal verifikasi karena ada beberapa KTM pendukung yang tidak sah.

Saat ini hingga tanggal 4 November adalah masa kampanye baik lisan maupun tulisan. Sementara sejak tanggal 15-21 Oktober adalah debat publik yang difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Raya (KPR) dengan bantuan Panitia Pemilihan Raya (PPR). Debat publik ini dilakukan berupa roadshow ke seluruh fakultas yang ada, yaitu 9 Fakultas, 4 spot TPB (Astra. Astri, SS, dan SL), 1 spot Diploma di pintu 1 Cilibende. 
Debat publik di FEM 16/10
Debat publik diadakan untuk mengetahui suara dari fakultas terhadap calon pemimpin masa depan nanti. diharapkan banyak suara-suara yang mampu mewakili wilayah masing-masing untuk meminta peran KM dalam kepeduliannya terhadap wilayah-wilayah yang ada. Selain roadshow ke seluruh wilayah, KPR juga mengadakan satu agenda pemira berupa Debat Terbuka yang dijadwalkan pada tanggal 17 Oktober 2012 yang mengundang seluruh mahasiswa IPB dengan 4 panelis yaitu Dr.Rimbawan selaku Direktur Kemahasiswaan, Ir. Bambang Riyanto, S.Pi, MSi. Presma 2011 Reza Pahlevi, S.TP ,dan Presma 2012 M.Saefruddin.  
Debat publik di TPB, Asrti 16/10
Dari beberapa roadshow yang telah dilakukan, antusias dari mahasiswa yang hadir sangat tinggi, terlihat dari jumlah penanya yang sangat banyak hingga tidak semua mahasiswa yang hadir dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung, namun buat mahasiswa yang ingin menyampaikan pertanyaan, saran, masukan, dan yang lainnya dapat dilakukan secara tertulis dan memberikannya ke panitia, kemudian jawaban akan disampaikan melaui media sosial berupa facebook PEMIRA KM IPB 2012.
Berbagai rangkaian pemira ini di desain agar mahasiswa mengenal lebih dekat calon presiden mahasiswa nanti dan meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pemilihan nanti yang dijadwalkan pada tanggal 7 November 2012. (Ikhwan Al-Ghifari)
Read more

Sabtu, 13 Oktober 2012

IPB, 3rd Winner Debate Competition

BOGOR-Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor menggelar acara FGW (Fapet Golden Week) 2012. Sebuah rangkaian kegiatan oleh BEM Fapet IPB, tanggal 24-30 September 2012 yang berupa Expotion (lomba orasi se-Fapet IPB, Debat nasional bidang peternakan), Seminar nasional, Lomba karya tulis nasional, dan CST (Cowboy Show Time) yang berupa festival band se-Bogor, dan malam penganugrahan dengan Guest Star 'KAHITNA Band'.

Debat Nasional bidang Peternakan di ikuti oleh beberapa universitas se-Indonesia yang sebelumnya meloloskan essay sebagai tiket melaju ke tahap debat nasional mahasiswa. Finalis yang lolos yaitu Universitas Brawijaya 2 team, Universitas Hasanuddin Makassar 1 team, Universitas Dipenogoro 2 team, UNS Surakarta 1 team, Universitas Jendral Sudirman 1 team, dan Institut Pertanian Bogor 1 team.

Muhammad Esa Putra, Muhammad Fajrin, dan Ikhwan Ibnu Arbi yang merupakan finalis asal IPB menggungguli Undip sesi penyisihan dengan mosi 'Indonesia harus bergantung dengan investor asing dalam pengembangan peternakan', bukan soal benar salah, tetapi team pemenang ialah yang paling lama mempertahankan argumennya hingga akhir waktu dengan berbagai data penunjang.

Di semifinal, IPB bertemu dengan Universitas Brawijaya, perjuangan ke putaran final terhenti untuk Muhammad Esa dkk saat Leo Wibisono yang merupakan MAPRES (Mahasiswa Berprestasi) Nasional 2012 sebagai dewan juri mengumumkan perolehan nilai UB yang berada diatas IPB sehingga UB berhak bertemu UNS Surakarta di puncak final.

Sementara itu, IPB harus bertemu dengan Universitas Hasanuddin untuk meraih posisi ketiga dengan mosi 'Pemberhentian impor sapi secara berkelanjutan'. IPB dan Unhas saling serang mempertahankan argumen baik diposisi Pro ataupun Kontra. Setelah hampir 1 jam pertarungan debat, akhirnya dengan selisih 5 poin lebih unggul, IPB meraih 3rd Winner National Debate Competition for Livestock in FGW 2012.


Read more

Selasa, 09 Oktober 2012

Komisi Pemilihan Raya IPB 2012

Aku, yang sejak tadi berdiri disini. Kedinginan. hujan iri atas orang-orang hebat yang aku kenal membuat semakin menggigil, pertanyaannya simpel, "kapan aku bisa melebihi dia,?" Sejak tadi yang ku maksud itu dua tahun lalu, sejak 2010. semakin lama semakin iri, takut kalau-kalau aku hanya bisa larut dalam keirian saja, tanpa produk keberhasilan apapun.  melihat mapres yang umurnya sama denganku tapi dia dua tingkat di atasku, atau kawan sekelas yang lolos paper ke Taiwan, Hongkong. Lagi, kawan nun jauh disana yang tidak menggunakan living cost beasiswanya karena dapat honor dari tulisan-tulisannya di surat kabar nasional, dia penulis. atau kakak kelasku yang dapat double scholarship + lulus 3,5 tahun + jurusan kedokteran gigi + jadi Ketua BEM Fakultas. What a amazing!! and etc.

Aku, yang sejak tadi berdiri disini. Ketakutan. takut karena jam positif di tangan kiriku terasa bergerak srmakin cepat. aku masih hafal rutinitas hari kemarin yang membosankan, tiba-tiba saja entah muncul dari pintu ajaib mana aku sekarang berada di delapan hari kedepan dari hari kemarin. dan tanpa produk. umurku +1 tahun dari rata-rata kawan seangkatanku. it's so make me sad.

sampai sekarang, aku terseok untuk menjadi penulis....penulis apapun itu, surat kabar, media online, majalah, komik, novel, berita, skenario, atau apalah. Tapi langkahku sangat lambat. -_-

Tahun ini, 2012. bukan menjadi calon presiden mahasiswa. aku banya bagian dari KPR Pemira 2012. Badan yang dibentuk DPM KM IPB untuk mengadakan pemilihan presiden mahasiswa. semoga jalan yang aku lewati selalu ada batu-batunya. karna aku masih takut. dan aku butuh banyak sekali teguran. agar cepat kuat, cepat melewati semuanya.

"sampai kapanpun, jangan pernah merasa cukup. kalau kalau telah merasa cukup maka sesungguhnya kita telah mati."
at least, we are what we think so. 
Read more

Social Profiles

Facebook

Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified