Tampilkan postingan dengan label TULISAN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Januari 2013

Dalam Mimpi ada Hati yang di Titipkan

Rektor UiTM Perlis and Delegates from Indonesia 

Tanggal 20 Januari 2013, takdir mempertemukanku kembali pada sebuah kesempatan dan kebanggaan. Dan untuk kesekian kalinya, selalu saja aku tak percaya bahwa ini benar-benar terjadi padaku. 

Aku harus berangkat dari Bogor tanggal 19 Januari pukul 21.00, tapi sampai sore hari koperku masih tetap kosong. Segala hal yang harus dibawa juga belum aku persiapkan, sepatu pantofel, wearpack, jas lab, nametag, name card, dan beberapa hal lainnya. 

Sore itu aku malah berkunjung ke tempat rekan ku yang juga akan berangkat, melihat-lihat dia mempersiapkan keberangkatan nanti malam sambil membaca majalah terbaru di kasurnya. Aku memang selalu begini, selalu saja lebih menyukai merenung dari pada melakukan banyak hal yang sebenarnya harus segera di tuntaskan. 

Aku hanya ingin tenang. Bahkan seakan ingin berteriak-teriak saja semalaman atau lari-larian mengelilingi jalan setapak bumi sejauh yang aku bisa, hanya ingin mengatakan bahwa aku besok akan terbang ke luar negeri untuk kali kedua. 

Kau pernah bermimpi kan? Seperti mimpi bahwa sore nanti akan dapat undian tak terduga berupa sebuah mobil CR-V silver, dan itu benar-benar terjadi. Ah, mungkin kalau belum  pernah merasakan contoh serupa, analog ini tak begitu terbayang. Namun seperti itulah rasanya Blog. 

Buatku, kesempatan mengikuti internship  program ini adalah sesuatu yang besar dan buatku juga aku adalah sesuatu yang kecil. So sesuatu yang kecil mendapatkan sesuatu yang besar adalah fenomena menakjubkan. Begitulah setidaknya formasi rasa yang sekarang mengembun dalam dada.

Dalam mimpi ada hati yang di titipkan, sebanyak apa hati yang kita titipkan untuk si mimpi tercinta, seberapa yakin kita dengan mimpi itu. Kalau tak yakin namun ternyata benar-benar terjadi, mungkin jadinya akan seperti ku yang berguman tak percaya berulang kali, menepuk-nepuk pipi memastikan kalau ini bukan mimpi. Dan jutaan rasa lainnya, bahwa satu hal yang mampu diterjemahkan dengan baik oleh pikiran, bahwa hidup itu indah seindah diri kita saat ini.

Dulu, semasa kita pernah ikut lomba matematika mewakilli SD, atau lomba adzan pada saat perayaan maulid Nabi Muhammad, panggilan giliran tidak hanya nama kita saja, tapi juga SD almamater dimana kita sekolah. Di arena perlombaan akan banyak sekali peserta lomba, dan saat kita berkenalan maka minimal ada dua hal yang ditanya, "siapa namamu?" dan   "dari sekolah mana?". So, baik buruknya prestasi dan tingkah laku kita selama di perlombaan itu, maka tak akan jauh beda penilaian orang tentang sekolah seperti dia menilai kita. 

Dulu juga, saat mewakili kota atau bahkan provinsi dalam ajang olimpiade sains dan pekan olahraga, kadang malah menyebutkan kota atau provinsi asal sebelum menyebutkan nama atlet. U know, saat itu harga diri, prestasi, nama baik kota/provinsi itu ada di tangan altlet. Kurang lebih seperti itu makna dari kontibusi menjaga nama baik almamater.

Aku sadar akan hal ini, sadar saat sore itu bahwa besok aku akan mengenalkan nama dan negara. menyebutkan nama dan negaraku selepas dia menyebutkan nama dan negaranya. kami bilang India ramah karena orang India yang kami temui memang ramah. Atau Thailand, mereka senang membatu karena itulah yang memang kami dapatkan dari kawan Thailand. Dan seperti apa Indonesia? Jawabannya ada di mereka, sepulang kawan kami kembali ke negaranya masing-masing, mereka akan menceritakan Indonesia sebagaimana yang mereka dapatkan dari kami.

Mak, ini anakmu yang sudah berusaha membawa nama negara berkat tahajudmu, berkat semua doa-doamu. Thanks for amazing Mom. Thanks for UiTM Perlis for a great experience and others. Thanks for SEAASS-Net, Life Must Go On. Mari melanjutkan kembali.
Read more

Sabtu, 19 Januari 2013

Inspirasi in GALAU time


WUI is Inspiring...
Kita lihat saja nanti, Alexandria akan menyambut kami bertiga


Judul atau tema? Entahlah...itu teori. Aku belum punya ide menulis tentang apa. Tentang cinta? yang begitu banyak menarik perhatian anak muda, atau tentang persahabatan? Misalnya kisah dari tiga kawan yang tanpa sengaja dipertemukan dalam suatu kejadian, berjuang bersama untuk suatu keberhasilan, namun akhirnya berpisah, sebelum berpisah berjanji akan bertemu disuatu tempat untuk berkumpul kembali dan menceritakan kisah-kisah indah yang merekan rajut bersama.  Dan akhirnya meamng benar-benar bertemu, Happy Ending.

Kalau tidak, mungkin kisah dari pengorbanan seseorang untuk seseorang lainnya. Misalnya pengorbanan paman terhadap keponakan perempuannya, paman tersebut rela untuk mendampingi segala kesusahan yang dialami keponakannya walau si keponakan selalu lupa pamannya saat ia mendapat kebahagiaan, paman tersebut sebagai profil yang sabar dan tau balas budi, ia melakukan kebaikan yang teramat sangat kepada keponakannya karena dulu ayah keponakannya telah menyelamatkan nyawanya dan keluarganya. 

Hemm..ide bagus. Tapi...bagaimana  kalau tentang seseorang. Misal menceritakan si Jono. Jono anak miskin yang lahir dari dusun tertinggal, namun menjadi pria sukses di tengah persaingan kota megah Paris. Cerita tentang takdir yang mampu diubah karena suatu keinginan yang kuat dari seorang Jono yang terbiasa makan petai dan nasi akik. Ia menyeret dirinya dari kubangan kemiskinan desa di pelosok nusa tenggara, sekarang berdiri di jejeran pengusaha ternama di kota mode dunia tersebut. Bisa aja ntar di kasih judul : Jono, Nasi akik, dan Eiffel , atau apalah yang jauh lebih keren dan persuasif.

Setelah sholat isya semalam, aku fikir bagusnya proyek menulis ini dibagi menjadi proyek jangka pendek dan proyek jangka panjang. Untuk proyek jangka panjang yaitu menulis buku novel tentang 3 sahabat, karena kebetulan aku punya dua sahabat karib yang cocok untuk dijadikan inspirasi, nantinya sebagian bahan tulisannya adalah pengalaman nyata, aku posting sepotong-sepotong di blog yang nanti akan dikembangkan lagi dan digabungkan. Untuk jangka pendeknya, aku menulis tulisan seperti opini yang nanti aku kirim ke surat kabar atau majalah-majalah atau juga buat press release semua kegiatan di Fakultas Peternakan yang nanti akan di muat di Trobos, lumayanlah.  

Saat ini aku ngegalau. Harusnya aku packing dan mempersiapkan segalanya untuk keberangkatanku mengikuti Internship Program dan Annual Meeting SEAASS-Net di UiTM Perlis, Malaysia. Jam 17.00 sore nanti aku sudah harus meninggalkan kota hujan Bogor dan bertolak ke kota banjir Jakarta. Jadwal keberangkatanku besok jam 11 pagi. Kami khawatir ketinggalan pesawat karena kondisi banjir di Jakarta yang beberapa hari ini sangat menghawatirkan. Tambahnya, temanku yang mahasiswa asing asal Malaysia kemarin juga ketinggalan pesawat akibat bus damri yang gak bisa sampai di airport tepat waktu karena terjebak macet karena banjir.

But, sampai aku posting cacatan gak jelas ini, koper ku masing kosong belum diisi. Barang-barang masih berserakan. Entah kenapa gak ada mood sama sekali buat segera ngepacking barang. Haduh, ngegalaaaaau. -_-"
Semoga semangat segera datang. Haha
Read more

Minggu, 13 Januari 2013

Jokowi-Jokowi Palsu di Kampus-ku

di ATM BNI, Kampus IPB Dramaga-Bogor
Judul ini mungkin sedikit lebay, aku belum memikirkan yang lebih baik dari itu. Pentingnya, aku hanya ingin membuat seakan tulisan ini berkesan untuk dibaca dengan melihat judulnya saja, menarik untuk kemudian membacanya dengan tuntas.
Okey--Starting, kenal Jokowi kan? Dia adalah mantan walikota Solo yang sekarang menjadi Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Namanya booming dengan segala macam pembawaannya, mulai menjadi sorotan media massa saat menjalani putaran kedua pemilihan Gubenur DKI melawan Foke (Fauzi Bowo).

Ada dua hal yang tertangkap masyarakat dengan jelas aksi yang menjadi ciri khas Jokowi. Satu, baju kotak-kotak yang menjadi icon kampanyenya. Aku juga gak begitu paham apakah memang sudah direncanakan beliau untuk menggunakan baju kotak-kotak merah sebagai gayanya dalam berkampanye. Entahlah, yang jelas Indonesia tau bahwa itu menjadi ciri khas Pak Jokowi. Yang kedua yaitu tipe kepemimpinan Pak Jokowi yang suka 'blusukan' ke daerah-daerah terpencil, yang bahkan Pak Lurah setempat pun jarang mengeceknya.

Namun di kampusku, yang jadi jokowi palsu adalah metode berkampanye yang dilakukan oleh calon wakil Gubernur Jabar. Calon nomor 5 ini berasal dari partai PDI-P. Tadi pagi ketika ke ATM BNI iseng saja aku foto pamflet yang gak sengaja aku lihat terpasang di tiang listrik.

Sorotan bahwa aku menyebutnya dengan Jokowi palsu adalah baju yang pasangan calon ini kenakan, yaitu baju kotak-kotak merah khas Jokowi. Salah? ya enggaklah..mau pakai atribut apapun, gaya foto apapun, baju kampanye apapun, foto, dan semacamnya adalah hak mereka selama tidak bertentangan dengan ketentuan dari KPU Jabar. Sama tidak salahnya aku mnegomentari ini. Oh iya, tenang saja.. aku bukan berasal dari manapun (maksudnya tidak ada keberpihakan dengan calon/partai mananpun), kebetulah saja aku suka mengomentari sesuatu, lagian ini bentuk demokratisasi, aku bisa berpendapat seluas-luasnya. Paling dampaknya yang suka dengan pendapatku akan senyum-senyum geli, yang tidak suka bakal sinis minta ampun. Terserahlah.

Pak Jokowi itu baik dimataku, setidaknya sampai saat ini. Lantas, hubungannya dengan foto itu adalah berkaitan dengan sifat dan kebijaksanaan calon pemimpin. Menurutku, Pak Jokowi berhasil jadi gubernur dan mampu mengambil hati masyarakat Jakarta bukan karena baju kotak-kotak merah. Walaupun aku paham kalau baju kotak-kotak merah khasnya punya daya tarik tersendiri. Namun kenapa malah seakan-akan secara tidak langsung foto itu bilang,"kalau mau berhasil jadi gubernur ya pakai baju kotak-kotak merah, sudah di buktikan tuh sama gubernur Jakarta".

Hal ini yang sedikit menggelitik buatku, calon pemimpin itu pasti punya style dan personal branding yang cakep-cakep, punya nilai jual tersendiri, buatku cara kampanye dengan menggunakan baju kotak-kotak merah itu seakan menelanjangi kemampuan masing-masing calon dan berharap bernasib sama dengan Pak Jokowi. Itu khas Jokowi, kenapa gak buat sendiri? Mungkin aja kan kalau ada inovasi baru seperti baju garis-garis merah, atau merah full, atau apalah yang menggambarkan si calon berasal dari partai pengusung.

Pemimpin itu inovator dan creator. One more, saya bukan pendukung salah satu calon, saya hanya mahasiswa yang punya mata dan melihat, punya pikiran dan berpikir, serta punya tangan dan mengetik, hehe. Maaf kalau ada yang tidak suka.

Biarlah..biarlah Jokowi membumbung tinggi dengan caranya, Anda dengan cara Anda, saya dengan cara saya. Kita semua punya warna kok, cuman ya berbeda aja. Semoga sukses ya. Siapapun yang jadi Gubernur Jabar, mohon benahi kelakuan angkutan kota yang semakin hari semakin gak punya hati, ngetem semaunya, penyebab utama kampusku macet setiap sore. I'm so hate it.!
Read more

Selasa, 08 Januari 2013

Rainy Season in My Campus

RAINY season, Musim hujan untuk Indonesia, untuk Jawa Barat, untuk Bogor, untuk Dramaga, untukku yang menyepi di sini, tempat ternyaman untuk muhasabah, mengingat-ngingat sesuatu, menyesal, bahagia, sedih, bertolak semangat, menulis, dan berinspirasi.

Sekarang lagi hujan, makasih banget buat bapak-bapak penjaga parkir yang ngusulin buat markir motornya di dalem aja. Biasanya aku parkir diluar, alasannya ribet banget kalau di bawa ke dalem, desak-desakan dan ntar malah sulit ngeluarin pas mau pulang. Gak masalah juga sebenarnya kalau kehujanan motornya, yang masalah itu helmnya. Kalau helmnya gak di kunci di jok ntar di curi orang seperti kejadian 3 bulan lalu--saat helm ink-ku raib di salah satu parkiran. Kalau dititipin juga sama aja. Biarlah.

Dari tempat dudukku, aku bisa melihat keluar, mobil yang berjejer rapi sesuai garis putih miring di aspalnya, cuma di lindungi pohon ketapang diatasnya. Rindang. Ini tempat paling menarik dari semua bangku-bangku yang pernah aku jamahi. viewnya indah, luas dan sangat menenangkan hati, ditambah di belakangku ada kipas angin tergantung di dinding, di sebelahnya juga ada AC yang entah masih bisa digunakan atau tidak.

Bogor memang selalu begini. Menangis. Jangankan periode Oktober-April musim hujan, di musim kemarau pun sekali dua kali tetap mengunjungi kampusku. Dulu, ketika aku belajar Klimatologi di semester 3, curah hujan Bogor mencapai 4 ribu m3. Pas SD aku juga tahu kalu Bogor itu terkenal dengan sebutan kota hujan. Jelas saja hujan jadi kawanan penduduk sini.

Bagusnya, Bogor gak terlalu sering banjir. Mungkin pernah sesekali, itupun hanya semata kaki. Ternyata hujan bogor itu mengalir ke Jakarta, dan jadi sebab musababnya Jakarta jadi Kota Banjir. hehe.

Sayangnya, hujan bogor itu hujan asam, air hujannya memiliki kadar pH yang kurang dari 7. Trus kenapa? Iya bahaya saja, untungnya gak sampai 4 atau 5. Hanya 6 koma, Negatifnya banyak sekali, carilah di internet atau di buku sana. haha.

Uniknya, kampusku jadi terlihat indah saat hujan. Kau tau, beberapa minggu lalu ada demo tentang keinginan mahasiswa IPB agar segera di lantiknya Presma-Wapresma yang baru, waktu demo itu lagi hujan. Aksi damai yang dilakukan para Lembaga Kemahasiswaan ini dengan berjalan kaki mengelilingi kampus dan memakai payung. Waah, indah sekali kalau kau melihatnya, kemarin pas aku lihat ingin sekali mengambil fotonya, sayangnya susah sekali. kalau dilihat dari lantai 2 atau 3, seperti payung berjalan, serempak, senada, sama pelan. Kontemplasi warna yang menakjubkan.

Untukku, hujan itu kelam. Dulu aku memang suka hujan, sejak kecil bahkan. Apalagi saat masih duduk di sekolah dasar, hujan itu artinya pulang sekolah dengan kaki telanjang, sepatu di masukkan ke tas. Kalau sudah begitu, artinya mandi hujan diperbolehkan. Haha. Tapi sekarang tidak, aku tidak   begitu suka dengan hujan, biasa saja. benci juga tidak. Mungkin cuma satu hal, saat hujan semua keadaan bisa tenang. Dan aku suka saat itu. Tenang yang damai, yang menginsipirasi.    

Read more

Sabtu, 05 Januari 2013

Semua Bernilai, Apapun itu



Mengapa kita harus menjalani kehidupan yang seperti ini?
Tidak semua orang beruntung, mengetahui apa sebab akibat dari setiap kejadian yang dihadapinya.
Tidak banyak orang yang tahu apa sebab akibat dari setiap keputusan hidup yang diambilnya, apa sebab akibat dari kehidupannya yang mungkin dia pikir selama ini biasa-biasa saja, tidak berguna, atau menyakitkan malah.

Sejatinya, dengan mengerti bahwa setiap potongan hidup ini penting, maka seseorang tidak akan banyak bertanya tentang apa sebab akibat dari setiap kejadian yang dihadapinya.
Siklus sebab akibat itu sudah ditentukan. Tidak ada yang bisa  merubahnya kecuali satu: yaitu kebaikan. Kebaikan yang  bisa merubah takdir.

Seseorang yang memahami siklus sebab akibat itu, seseorang yang tahu bahwa kebaikan bisa merubah siklulsnya, maka dia akan selalu mengisi kehidupannya dengan perbuatan baik. Mungkin semua apa yang dilakukannya terlihat tidak ada harganya bagi orang lain, tapi dia tetap mengisinya sebaik mungkin. 

Apakah hidup ini adil?
Hanya satu cara untuk berkenalan dengan bentuk-bentuk keadilan.  Selalu berprasangka baik. Berharap sedikit, memberi banyak. Maka kita akan siap menerima segala bentuk keadilan Tuhan.
Kita bisa menukar banyak hal menyakitkan yang dilakukan orang lain dengan sesuatu  yang lebih hakiki. Rasa sakit yang timbul karena perbuatan aniaya dan menyakitkan dari orang lain itu hanya sementara. Pemahaman dan penerimaan tulus dari kejadain yang menyakitkan itulah yang abadi.

Kenapa Tuhan mengambil sesuatu yang menyenangkan dari hambanya?
Semua kehilangan itu menyakitkan. Apapun bentuknya kehilangan itu. 
"Cara terbaik memahaminya adalah selalu dari sisi yang  meninggalkan. Bukan dari sisi yang ditinggalkan".(TereLiye)

Seseorang yang memiliki tujuan hidup maka baginya tidak akan ada pertanyaan tentang itu. Baginya semua proses yang dialami menyakitkan atau menyenangkan semua untuk menjemput tujuan hidup.

Mengapa kita selalu merasa tidak puas dengan apa yang kita punya, semuanya terasa kosong, terasa hampa?
Itulah beda antara orang-orang yang keterlaluan mencintai dunia dengan orang-orang yang bijak menyikapi hidupnya. Orang yang terus merasa hidupnnya kurang maka dia tidak akan pernah merasa puas. Tapi orang-orang bijak orang-orang yang berhasil menghaluskan hatinya secemerlang mungkin, membuat hatinya bagai cermin maka dia bisa merasakan kebahagiaan melebihi orang terkaya sekalipun.
Read more

Kamis, 03 Januari 2013

Masihkah Indonesia Sebuah Negara?


Postingan yang satu ini berasal dari tulisanku yang dimuat di media online. Sama saja sebenarnya, bisa juga membaca di majalah selangkah.com , Inspirasinya aku dapat dari buku super nan pembakar semangat yang dikarang Pak Amien Rais yang berjudul Agenda-agenda Mendesak Bangsa. Let's check it out.

Kutuliskan sesuatu untuk negeriku, dengan pengetahuan yang sangat dangkal dan tanpa memunyai kekuasaan sedikit pun untuk bermain regulasi kecuali dengan mengabarkan seluas-luasnya ke seluruh penjuru bumi Indonesia. Hanya bermodalkan membaca buku, artikel, berita, dan semua hal informasi yang ada, saya ingin menyampaikan sedikit opini sekaligus permohonan kepada bapak-bapakku di gedung DPR RI sebagai lembaga legislatif, atau bapak-bapakku di istana negara atau di seluruh kantor kementrian sebagai lembaga eksekutif, terkhusus bapakku tercinta Dr. Susilo Bambang Yudhoyono, Mr.President. Para pemilik kekuasaan di berbagai korporasi yang sudah bosan mengumpulkan harta saking banyaknya, para intelektual dan ilmuan yang peduli dengan tanah yang kita pijak saat ini hingga nanti, dan seluruh keluarga besar bangsa  Indonesia.  Hanya ini sementara yang bisa aku berikan untuk negeri, kalimat-kalimat untuk bangsaku. Save Indonesia!

Indonesia saat ini sangat terpuruk untuk beberapa hal, jatuh yang teramat dalam. Seperti keledai lemah yang tak mampu bangkit berdiri, sementara lehernya ditarik dengan tali oleh bangsa asing. Saya hanya ingin mengutarakan satu hal. Satu hal yang hanya diketahui oleh sedikit masyarakat Indonesia. Yaitu, di daerah paling timur negri ini, daerah yang dipandang sebelah mata menurutku, sebuah kejahatan besar telah terjadi sejak masa silam dan sepertinya akan terus-menerus dilakukan. Daerah PAPUA. Daerah yang kita tau kurang mendapat perhatian lebih dari pemerintah, tak ada data konkret yang bisa saya sampaikan, tapi dengan melihat populasi yang sedikit dari daerah yang begitu luas, bisa diketahui sangat kurang diperhatikan pemerintah karena pelayanan yang lebih prima diberikan untuk daerah-daerah yang besar dan strategis saja. Sementara, pembangunan dan peningkatan kesejahteraan yang amat lambat di sana.

Di sana terjadi kejahatan besar yang menggila, lebih jahat dari pembunuhan mutilasi, lebih korup dari total kasus korupsi yang pernah ada di negeri ini. Karena di sana seperti daerah yang dilupakan pemerintah walau boleh jadi setengah kekayaan alam Indonesia berada di sana. Kejahatan itu ialah penambangan SDA di Papua yang dilakukan oleh PT Freeport. Kejahatan mahadahsyat yang dilakukan bangsa asing. PT Freeport adalah perusahaan tambang emas yang berasal dari Amerika Serikat. PT Freeport melakukan kejahatan multidimensional, kejahatan lingkungan, kejahatan kemanusiaan, kejahatan ekonomi, kejahatan hukum, kejahatan kedaulatan bangsa, dan kejahatan politik.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dan Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) beberapa kali memberikan peringatan kepada pemerintah untuk menghentikan kejahatan PT Freeport.  Jeritan penduduk Papua dan simpatisan di daerah lain seperti Jakarta oleh kaum-kaum yang peduli dianggap sebagai basa-basi dan sekedar ributan kecil saja. Seolah berkata pada PT Freeport, “Tenang saja Freeport, lanjutkan saja pengerukan SDA di sana, masyarakatku gak tau apa-apa kok, paling hanya kritikan yang tak bermakna”.

Kejahatan pertama. PT Freport menyingkirkan pesaing utamanya yaitu Phelps Dogde Corp dengan membeli sahamnya senilai $ 25,9 milyar atau setara dengan 234 trilyun rupiah. 70% dibayarkan tunai dan sisanya dengan pinjaman bank. Jaminan dari kredit bank tersebut adalah cadangan SDA yang ada di perut bumi Papua. Inilah kejahatan terang-terangan yang dilakukan oleh PT Freeport, bangsa kita yang seharusnya memiliki aset SDA ini tak berkutik saat PT Freeport seperti yang memiliki Indonesia. Drama ini sangat menghina bangsa kita, kesalahan proses akuisisi Phelps Dogde Corp dengan terang menjelaskan bahwa  pemerintah Indonesia bodoh, pincang, dan tak punya power. Bagaimana mungkin transaksi besar seperti ini bisa dilakukan seenaknya saja oleh asing dan Indonesia seperti  keledai di bawah alas kaki PT Freeport. Di mana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga mantan Menteri Pertambangan RI? Beliau pasti paham kondisi ini. Tapi, kenapa masih saja terjadi, masihkah Indonesia sebuah negara?

Kejahatan kedua. PT Freeport mengeruk ribuan ton bongkahan gunung Jaya Wijaya dengan mengambil mineral emas perak dan lainnya, sementara limbahnya dilempar begitu saja di sekitar lembah. Tercatat 250 km2lahan rusak akibat limbah yang dihasilkan perusahaan penjajah itu.
Kejahatan ketiga. PT Freeport menutup akses pemerintah pusat dan pemerintah daerah dari informasi berapa volume bakal emas, perak, dan tembaga yang dilempar Freeport ke luar negeri. Bahkan, seakan-akan PT Freeport lebih seperti negara dibandingkan Indonesia sendiri.

Setidaknya, saudara-saudara kita di Papua lebih rajin menjerit ketimbang tertawa, lebih sering kelaparan ketimbang kekenyangan. Tak ada yang memastikan kapan mereka pergi dari tanah Indonesia, sejak 1973 kontrak keberlangsungan proyek penambangan terus dilakukan dan kontrak karya II disetujui oleh pemerintah Indonesia hingga 2036.  Indonesia takut keluar dari tekanan kontrak kerjasama tersebut. Dan, selama tidak ada kejelasan dari pemerintah maka selama itu pula Papua akan terus hidup dalam ketidakjelasan. Save Indonesia! Pray for Indonesia!
Read more

Keyakinan Akan Sebuah Harapan, Proud to Indonesia!

Judul dan tulisan yang akan saya posting mungkina akan sangat tidak ada hubungannya. So, aku harus membuat jembatan terlebih dulu supaya pembaca tidak akan kebingungan. Keyakinan akan sebuah harapan, atas apa? Atas Indonesia kawan. Malam ini aku begitu merasakan kesyukuran yang lebih sebagai orang Indonesia. Harapan apa? yaitu harapan Indonesia bisa lebih gila lagi dalam melihat kesempatan, lebih ganas lagi dalam membuka peluang menyalip semua sektor kebangkitan perekonomian dunia. Termasuk atas produksi sawit. 

Kau tau blog, Indonesia saat ini menjadi negara pengekspor terbesar kedua komoditi sawit. Satu Malaysia. Dari sawit ini, banyak sekali manfaat yang bisa di gunakan untuk mendapatkan keuntungan lebih, salah satunya dengan adanya integrasi perkebunan sawit dengan peternakan sapi.

Ini adalah tulisanku tentang Integrasi perkebunan kelapa sawit dengan peternakan sapi. Sayangnya, dalam bahasa inggris, esok atau kapan akan aku posting dengan bahasa Indonesia. Maaf blog ini tidak bisa di copy. :)


The Integration between Palm Farm and Cattle Breeding in East Kalimantan

Professionalism and integrity of the Husbandry Department is something important to increase the best service for the breeder in all over Indonesia. Nowadays, the roles of the Industrial Department and the Husbandry Department as the facilitator, stimulator, motivator, and regulator of Indonesian industrialist and breeders are better than before. The increase of their better role is very good progresses for Indonesian, but there are some breeding problems still appear before us. For example, the breeding condition in East Kalimantan still has some breeding dietary problems. Such as, it is difficult to provide a good quality and quantity of breeding diets continually. Moreover, now a large farming land in East Kalimantan has been changing into business and living area where the buildings stand firmly.
Read more

Minggu, 30 Desember 2012

Antara 2012 dan 2013

 Sekarang detik-detik akhir tahun. Bisa dengan mudah di hitung berapa jam lagi pergantian tahun. Sekarang masih tahun 2012, tahun genap, tahun kabisat. Tahun unik dengan munculnya  berjuta animo, dugaan, mulai dari tahun keberuntungan sampai tahun prediksi datangnya hari kiamat.

Berakhirnya tahun 2012, berakhir juga tanggal cantik. karena gak ada bulan ke 13 untuk tahun 2013 nanti. Dan masih banyak lagi hal lainnya yang bisa di ingat tentang keunikan sepanjang tahun 2012.
Namun bukan hal itu yang ingin aku sampaikan blog. Bahwa ada dua hal yang harusnya dan seharusnya aku dan kau pahami. Dua pertanyaan besar di 24 terakhir malam pergantian tahun.

Pertama, sudah sebanyak apa prestasi yang kita raih sepanjang tahun 2012? kebanggaan yang telah mampu kita berikan untuk orang-orang yang dahsyat bagi kita sepanjang tahun 2012? berapa deretan mimpi dan impian yang telah berhasil di coret juga sepanjang yahun 2012? Itu semua harus mampu kita jawab blog.
Kedua, Daftar prestasi apa yang sudah kita siapkan untuk di wujudkan di sepanjang tahun 2013? Berapa kali lipat kesuksesan yang ingin kita bangun di sepanjang tahun 2013?

Okey, singkat saja.. Jadikan tahun depan (tahun 2013) adalah tahun yang lebih banyak memproduksi prestasi. Tahun 2013, big project ku adalah selesaikan penelitian sarjana ku + 80% penyelesaian skripsi dan berangkat ke Ausie.

Doakan blog. Cuma dua hal yang harus aku dan kamu pegang untuk mencapai impian ini (termasuk impian lainnya), yaitu doa dan usaha..,..haha, iya ya.. semua juga tau itu ^^

So, Happy New Year.. Selamat melanjutkan tahun yang baru dengan semangat dan impian serta mimpi baru.
Read more

Selasa, 09 Oktober 2012

Writing atau Public Speaking, Terserah.

Menulislah.
Gabungkan semua kata yang ada dikepala kita. kata, sajak, syair, curhatan, rasa, unek-unek, ide brilian, pendapat, dan lainnya. lalu tulislah di kertas dengan pena hitam atau biru, atau keduanya atau yang lainnya.
kalau sudah canggih, ketiklah semua di laptop, lewat semua media. ms.word, email, blog, facebook, twitter, atau yang lainnya.

lupakan estetika. lupakan tata bahasa, lupakan sistematika yang mungkin pernah kita temui di SD, SMP, SMA, atau di bangku kuliah sekarang. Tulis semuanya.

Bicaralah.
katakan semua yang kau rasakan, ingin kau inginkan, sesuatu yang seharusnya kau terima atau tidak.
tapi ini lebih beratur. lihat dengan siapa kau bicara, lihat dimana kau bicara. karena dampak langsung akan terasa. yang merasa dibicarakan boleh jadi sakit hati kalau salah-salah dalam memilih kalimat. 

contoh kecil, kalau mau jadi professor, makan dia harus menulis jurnal penelitiannya dan melalukan seminar di depan publik. 

 
Jadilah apapun itu, selagi kita tak mengambil hak orang lain atau melewati batasnya. bermanfaat untuk banyak orang, semakin banyak semakin baik.
Read more

Rabu, 03 Oktober 2012

syndrome 311

kalian pernah mimpi dikerjar setan tapi gak bisa bergerak walau se-senti pun? dunia seakan jalan sebagaimana mestinya dan hanya kita yang di pause. apalagi kalau kita adalah atlet pelari nasional, bagaimana gregetannya gak bisa menggunakan kemampuan untuk lari yang padahal itu adalah kekuatan terbesar.
itu yang sedang terjadi padaku, syndrome 311. aku ingin sekali menumpahkan semua yang ada dikepalaku dalam blog ini. tapi, tiba-tiba semua terhenti saat internet nyala + buka blogger.com, jemari yang kaku dan pikiran buntu...

aku merasa ada yang menahan, entah apa yang pastinya begitu banyak susunan kata yang ingin dilempar ke layar laptop, namun sayang tak satupun yang menjadi sebuah tulisan. huuh..
aku butuh refreshing, aku butuh ancol dan pantai. :p
Read more

Selasa, 02 Oktober 2012

cheetah baruku

Tak butuh siapapun untuk bergerak...aku hanya butuh aku, untuk bisa menambah satu tangga pijakan. meski ntar di sepanjang jalan banyak orang yang datang silih berganti menambah dan mengurangi semangat, mendrastiskan dan menajamkan last goal, mengenalkan cinta itu indah nan setia dan brengsek lagi menyakitkan. dan masih banyak lagi, ratusan bahkan ribuan kali warna pelangi yang akan mendatangi ku dengan intensitas kecerahan atau kesuraman. siap-siap sajalah.

aku hanya butuh aku, dari semua perputaran dimensi hidup jelas hanya aku yang tetap disini. semua  datang pergi kecuali aku.

cheetah baruku, blog ke-5 yang aku buat..haha. semoga gak seperti kejadian-kejadian kemarin. hangat-hangat air hangat, asiknya sebentar trus main tinggal. :p
Raden Cheetah, namaku yaa...cheetah itu semacam kucing yang cepat larinya. setidaknya masih ada populasinya di abad 19. kecepatannya bisa sampai 110 km/jam. waaaaw, aku saja naik motor hanya sampai 100 km/jam. ini binatang paling efisien di muka bumi, hanya mengejar dan menerkam mangsa yang ada. gak buang-buang waktu  buat cari-cari dulu, karna sekalli kejar pasti dapat.
lagi, aku suka habitatnya, stepa...padang rumput yang luas. entah nyaman sekali rasanya kalau sore-sore berada disana bareng orang yang disayang,,,hahhaha. lari-larian kyk film india :D

semoga aku, Raden cheetah dan cheetah baruku bisa jadi salah satu bentuk konsistensi dalam menulis. karena Bank Ide hanya pada tulisan.

selamat datang cheetah, pembaca cheetah, kita harus cepat dan efisien, seperti cheetah, damai dan bahagia, one more.....berlarilah sekencang-kencangnya. karena kita sudah jauh tertinggal.

Read more

Social Profiles

Facebook

Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified