Rabu, 22 Mei 2013

Hari ini Kita Mulai Jenuh

source : davetheorganism.blogspot.com
Hari ini kebanyakan orang jenuh dengan kata mutiara. Beberapa motivator terkenal yang booming beberapa tahun belakang kini mulai meredup. Kenapa? mungkin saja kebanyakan orang ini bosan. Alasan logis karena hidup mereka tak kunjung berubah pasca mendengarkan petuah yang memang dahsyat itu. Akupun demikian blog, cita-citaku sampai semster 4 lalu adalah menjadi motivator terkenal. bermimpi kalau suatu saat akan menjadi penyemangat super dahsyat yang terkenal. Ah, memang cuma obsesi karena betapa gagahnya aku melihat para motivator itu.

Kau tau blog, aku punya pengalaman nekat. Suatu ketika aku pernah mengikuti seminar, di seminar itu juga ada acara AMT (achievement motivation training) yang diisi oleh salah satu motivator yang cukup terkenal. Setidaknya untuk wilayah Jabodetabek. Dia meninggalkan cp. Aku catat no hp beliau. Esoknya aku hubungi, ku bilang kalau saya juga ingin menjadi motivator. Aku ingin mendapat pelajaran-pelajaran menjadi motivator handal. Tolong berikan aku kesempatan untuk belajar bersama. Saya sungguh-sungguh. Itu yang aku katakan.

And you know, hari itu juga aku diberi alamat tempat dia memberikan pelatihan. Aku datang kesana. Belajar menjadi motivator sepertinya. Kerjaankku hanya duduk sampingnya, didepan laptop dan mematikan lampu saat momen-momen membuat nangis peserta kegiatan. At least, aku mengetahui dapur para motivator, beliau menyampaikan banyak saran dan trik. Itu pertemuan pertamaku, juga pelatihan pertamaku. dan kau tau lagi, itu juga adalah pertemuan terakhirku. 

Entahlah, semakin hari aku semakin jenuh. Jenuh dengan semua kata-kata itu. diulang-ulang. itu-itu saja. hanya benar-benar bermakna saat diucapkan motivator dengan backsound yang memikat. Yah, memang.

So. kita butuh apa sekarang. lagi-lagi entah.
Kita hanya butuh kita. Aku hanya butuh aku. Dirimu hanya butuh dirimu. Kalaupun butuh si penyemangat, maka itu adalah kita sendiri, atau orang-orang pilihan.

Semoga kita bisa segera keluar dari kungkungan kemalasan untuk berbuat. segera lepas dari ikatan negatif thinking. Dan segera bangkit, bergerak denga sejuta pangkat sejuta harapan positif. Salam damai dari Kandang. Yongss.
Read more

Senin, 20 Mei 2013

Ayo Disiplin, Hargai Waktu!

 
source : natroms.blogspot.com

Postingan ini repost dari salah satu cacatan di Facebook ku. Dengan beberapa perubahan.
 
Agustus, Tahun 2009
@Asrama Haji Balikpapan.


Seseorang mnyampaikan 1 wasiat saat kuliah subuh. 

"Jika qm ingin tau betapa berharganya waktu 1 tahun, tanyalah kepada siswa yang tinggal kelas.
Jika qm ingin tau betapa berharganya wktu 1 bulan, tanyalah kepada ibu yang hamil prematur, kemudian anaknya meninggal saat lahir.
Jika qm ingin tau betapa berharganya wktu 1 minggu, tanyalah kepada mahasiswa BUD IPB yang telat 1 minggu dari waktu kelulusan dan dihitung semester baru dengan biaya 9 juta.
Jika qm ingin tau betapa berharganya wktu 1 hari, tanyalah kepada org yang bekerja hari itu & hari itu langsung di gaji, tidak kerja maka tidak ada gaji.
Jika qm ingin tau betapa berharganya wktu 1 jam, tanyalah kepada karyawan yang dipecat karena terlambat 1 jam.
Jika qm ingin tau betapa berharganya wktu 1 menit, tanyalah kepada kakak yang terlambat naik kereta untuk pulang.
Jika qm ingin tau betapa berharganya wktu 1 detik, tanyalah orang yang selamat dari pesawat terbang yang meledak dan selamat karna ia terjun 1 detik lebih cepat.


So, budayakan ontime!
Jadikan disiplin sebagai gaya hidupmu.
Read more

Jumat, 17 Mei 2013

Pemimpin itu ..

Semua ini inspirasi...bukan cuma bawa wibawa namun Dekan Fapet tercinta-ku ini bawa semangat. Iya, semangat 45. Semangat anak muda..widiih, Beliau cerita masa lalu, konsep-konsep kepemimpinan, cerita kepemimpinannya masa lalu, tips-tips dan banyak lah..semua tentang organisasi. macam mana organisasi yang sehat, macam mana yang sakit. kalau mau tetap establish apa yang kudu pemimpin lakuin.

Organisasi itu kata beliau :
komunikasi, harus dilakuin poin penting ini. Organisasi sehat itu yang punya rantai komunikasi yang baik. karena salah satu penyebab ada masalah itu ya gara-gara komunikasi yang gak efektif.
leadership, organisasi butuh ini, butuh pemimpin yang sip. sip kyk apa? sip yang bisa mempengaruhi untuk pencapaian suatu tujuan tertentu, begitu beliau bilang.
menejemen konflik, ini sama pentingnya harus dimiliki organisasi. yaitu orang yang mampu menyelesaikan masalah. pasti adakan masalah apa aja, nah problem solver harus dimiliki. mutlak. itu kalau mau punya organisasi yang sehat.

itu aja sih yang paling penting..maksudnya penting untuk di share-kan. sisanya kapan kapan, mungkin di lain kesempatan.

that's it. n just do it for our organisasi.
Read more

Senin, 29 April 2013

Satu Moment Terindah D.Net

Sekarang bulan April akhir, artinya tinggal dua bulan tersisa semester enam akan usai. Dan tinggal dua belas bulan aku bisa dibilang mahasiswa. Setidaknya sampai aku memutuskan untuk menjadi mahasiswa pasca-sarjana atau tidak. Itu artinya juga, dua belas bulan lagi sisa waktuku untuk bersama mereka. Teman-teman tercinta, angkatan 47 jurusan nutrition and feed technology. Di Kampusku IPB ini, ada sistem perkuliahan TPB (Tingkat Persiapan Bersama) yang semuanya harus dilewati dengan sukses di semester 1 dan 2. Aku gak mengenal siapa teman jurusanku saat itu, dan memang kami baru saling mengenal sejak tingkat dua di awal semester 3.

Tapi tidak untukku blog, aku baru benar-benar mengenal mereka akhir semester lima. Bukan karena aku tidak bersama mereka selama ini, tapi karena aku yang terlanjur cinta dengan dunia-ku, aku punya keluarga yang ku pikir lebih dari cukup untuk membuatku tertawa seharian, ataupun sekedar mematikan lelah yang menggantung pundak.Sehingga menurutku mereka tidak lebih penting dari sekedar teman kelompok untuk meringankan tugas dosen dan lainnya.

Di akhir semester lima, akku baru benar-benar menjadi "bagian" mereka. Menakjubkan. Menyenangkan. Mereka lebih dari yang kubayangkan. Lebih respect dari yang kuduga. And more important, lebih bersahabat dari yang aku punya selama ini.

Tidak ada yang terlambat. Termasuk aku yang baru menyatakan bergabung di keluarga D.Net di akhir tahun kemarin. Memang jahatnya aku, aku datang karena pergi atas pelarian dari rumah 'dinas'ku. Tapi biarlah, tak masalah. Aku tak merasa bersalah sedikitpun saat pergi, tapi yang aku khawatirkan aku datang karena pelarian. membuatku merasa bersalah menyia-nyiakan D.Net sejak resmi menjadi mahasiswa peternakan. Resmi menjadi Ahooy mania.

Karena itu aku datang tidak sekedar datang, deklarasi kedatanganku sebagai calon ketua jurusan nutrisi. Mengikhlaskan sisa umurku sebagai mahasiswa untuk 'mengenal' dan mendekatkan diri dengan D.Net, tidak hanya D.net, tapi juga seluruh mahasiswa nutrisi. Terlepas aku berhasil atau tidak, aku hanya bergerak dengan menghasilkan 'sesuatu' untuk mereka. Sebisaku. Siasanya serahkan pada yang kuasa.

Jika nama itu penting (dan aku sangat sepakat nama itu penting, penting untuk diingat dan dikenang), D.Net adalah D (Simbol huruf Fakultas Peternakan di Kampus IPB), N (Nutrisi), e (Empat), t (Tujuh) maksunya kumpulan mahasiswa peternakan jurusan nutrisi pakan angkatan 47. Keren sekali untuk dikenang bukan? Mungkin 20 tahun lagi singkatan ini bisa jadi kuis saat kita semua tak sengaja bertemu di suatu tempat. Di tempat wisata liburan yang indah mungkin.

Dan inilah, satu moment terindah yang aku miliki bersama keluarga D.Net. Foto seusai menjuarai sepak bola di ajang Dekan Cup 2013. Kami sangat banyak agenda kebersamaan. Dan akan aku posting dilain kesempatan. Ini juga bukti aku 'diterima' disini. Punya posisi khusus di mata mereka. Walau mereka tak pernah lupa setahun terakhir aku sangat apatis dengan D.Net.hahaha. maafkan aku.
Memori ini akan mahal sekali, sangat mahal saat kita sudah berdiri di limit kesuksesan. Karena itu, tetap jaga komunikasi. Apapun itu yang kita lakukan selama ini, setiap kita telah memberikan pelajaran berharga untuk lainnya. So, tak ada yang sia-sia. Semua punya nilai bro. Salam hangat keluarga D.Net. Ahooooy!!!
@gymnasium IPB, 18 Maret 2013



Read more

Minggu, 28 April 2013

Bogor-Sukabumi, Jarak Terjauh Para Peneliti Puyuh

Minggu, 28 April 2013. Ini kali pertama aku datang ke Sukabumi. daerah yang bersebelahan dengan kota sarjanaku, Bogor. Pukul 06.00 pagi aku sudah membaca bismillah untuk memulai perjalanan ini. Aku punya motor, jupiter cw keluaran tahun 2011 warnanya biru hitam. Sejak dua tahun lalu jupiter ini selalu menemani kemana aku pergi, mungkin hanya satu dua tempat aku tidak bersamanya. Tapi kali ini dia sedang tidak fit, jadi aku rental motor untuk mengadakan perjalanan panjang ini.

Sukabumi adalah tempat aku melakukan penelitian. Penelitian tentang sejauh mana reaksi penggunaan tepung lidah buaya sebagai antibiotik untuk meningkatkan performa puyuh. Penelitian ini aku lakukan karena secara kebetulan proposal dari program kreativitas mahasiswa-ku lolos. Tidak sendirian, tapi berkelompok. Aku punya 4 partner lain. Penelitian ini memang bukan riset besar, ini hanya riset kecil-kecilan, riset sederhana yang memang hanya bisa dilakukan untuk mahasiswa standar strata satu. Dan memang, aku dan teman-teman se tim ku bukan satu-satunya yang beruntung. Tapi ada ribuan proposal yang juga di acc oleh DIKTI untuk diizinkan menjalankan proposal-proposal mereka.

Tapi aku punya mimpi lain dari penelitian ini, kau tahu kalau tidak banyak orang di Indonesia ini yang paham tentang farm? tentang dunia peternakan maksudku. Tapi sekatang ini, pengusaha peternakan semakin booming, investasi penggemukan unggas marak dimana-mana. namun ada satu hal yang tidak terlihat, pakar dari semua ini sedikit. Dan lebih sedikit lagi yang bisa dan mau untuk terjun mendalami dunia antibiotik.

Tim-ku membuat antibiotik alami, pengganti dari antibiotik sintetis yang sampai saat ini masih laris di Indonesia. Antibiotik ini dari tepung lidah buaya. Kami sudah menguji kualitas dan kandungan Aloe vera ini. Nilai plus-nya, antibiotik alami ini tidak meninggalkan residu ke ternak yang mengonsumsinya. Kalau antibiotik sintetis itu jelas akan meninggalkan residu ke ternak, entah itu mengumpul di hati, ataupun menyebar ke daging, walaupun kita tidak tau berapa kadar toleransinya, tapi aku pikir menggunakan yang herbal itu jelas lebih baik.

U know, Swiss dan Denmark sudah tahun-tahun lalu melarang penyebaran ternak yang menggunakan antibiotik sintetis, karena mereka takut kalau atibiotik itu malah masuk ke tubuh mereka lewat daging ternak yang mereka makan.

Besok-besok kita akan melihat lebih dalam lagi pengaruh dari penelitian tim puyuh-ku. Doakan kami sukses. Sukses melewati tahap pertama sebagai peneliti abal-abal, untuk menjadi peneliti profesional.
Doakan kami juga supaya selalu fit banget di setiap akhir pekan, karena setiap minggu juga kami harus menempuh Bogor-Sukabumi untuk memantau puyuh kami tercinta.

Protein hewani, cerdaskan bangsa.!!
Read more

Rabu, 24 April 2013

Cukup 45 dari Seratus

Empat puluh lima. Itu adalah nilai. Entah seberapa pentingnya makna angka yang diberikan setiap dosen untuk mahasiswa-nya. Setiap kita jelas akan memaknainya berbeda. Empat puluh lima. itu muncul di disamping kolom NIM D24100083. Ya, nim itu adalah nim ku, dan juga nilai itu. Empat puluh lima dari mata kuliah Ilmu dan Teknologi Reproduksi. Aku mengambilnya di daftar mata kuliah di awal semester kemarin. Cepat atau lambat aku akan dan harus mengambilnya. ITR adalah mata kuliah wajib, wajib untuk aku ambil. Jika aku gagal menyelesaikannya semester ini, maka aku harus mengambil lagi di semester berikutnya. Ah tidak, sepintaspun tidak pernah terpikirkan kalau aku harus mengulang.

Kita selalu punya banyak alasan untuk memaknai apapun, benar-benar mengerti atas kenapa-kenapa yang datang sebagai tamu kemarin, hari ini, dan mungkin lusa. Setelah tau jawabnya, maka tentu kita akan tau juga kapan akan berhenti sesal bahkan menangis.

Empat puluh lima. Itu jelek sekali. kalau saja angka itu kudapat ketika masih di sekolah dasar, jelas teman sekelas akan men-judge tanpa ampun bahwa aku bodoh. atau sama-sama bodoh. Karena nilai empat puluh lima jelas berkorelasi positif dengan makna negatif, misal malas, kurang belajar, meremehkan, less understanding and so on. Tapi tidak saat ini, empat puluh lima tidak ada yang peduli selain pemiliknya. 

Evaluasi mid semester atau pasca kuliah dalam tujuh pertemuan kemarin penyebab angka itu lahir. Aku punya kesempatan untuk memperbaiki pada last exam nanti sebelum poin kumulatif keluar. Tapi jelas, empat puluh lima adalah koreksi besar buatku.

Aku tidak cerdas kalau disejajarkan diseluruh mahasiswa nutrisi. Dan hanya ketekunan belajar yang bisa mengubah nasibku. Sayangnya satu-satunya amunisi itu tidak ku gunakan, belajar setengah-setengah dan bahkan tidur lebih cepat dibanding teman-temanku yang belajar suntuk semalaman, merangkum dan membuat map-map hapalan. Maka bagaimana mungkin aku bisa menjaga ipk tidak turun, mengambil transkrip semester dengak ip terbaik yang pernah kubuat.

Empat puluh lima adalah tamparan. Tamparan buat orang seberuntung aku, memperoleh beasiswa full study + biaya hidup. Aku hanya tinggal kuliah. Lapar makan, belajar dan belajar. Menyia-nyiakan kesempatan yang boleh jadi jika orang diluar sana yang menempati posisiku sekarang ini., akan bekerja lebih keras, akan belajar lebih keras, merangkum dan menghapal lebih banyak, memahami lebih dari yang diberikan dosen, menemukan literatur dan ilmu penunjang lebih luas dari yang aku lakukan, dan yang paling penting mendapatkan nilai dua kali lipat dari ku. Sembilan puluh.

Tapi Allah pasti punya tujuan lain dengan semua ini.
Baiklah, aku janji padamu Blog, akan belajar lebih baik dari kemarin. janji untuk memperbaiki empat puluh lima itu. dan jika ipk itu penting, aku janji akan mengoleksi nilai A yang banyak buatmu .Setidaknya, cukup untuk menyabet gelar mapres tahun depan, entah diposisi berapa.  

Read more

Jumat, 19 April 2013

Tidak Untuk Melupakanmu

Maaf ya Blog. Bukan maksud ku cuekin kamu sampai berminggu-minggu gini.
Jujur, banyak tempat yang aku selalu merasa berdosa setiap melewatinya. Kenapa, soalnya aku pernah janji akan buat satu page untuk tempat-tempat itu. Bukan cuma tempat blog, tapi juga orang. Aku malu karena sampai sore ini pun catatan-catatan itu belum terbuat.

Entah blog, aku punya semacam penyakit. Sakit yang aku derita ini sedikit kronis dan berbahaya. Mewabah dan menyerang. Sakit hati. Bukan gara-gara disakiti, bukan juga gara-gara TBC atau penyakit yang menyerang organ hati lainnya. Tapi gara-gara 'gersang'. Iya. aku merasa gersang segersang sphinx. Aku merasa butuh suntikan semangat dosis tinggi, butuh bermili liter cairan tubuh. habis dah.

itulah..
padahal aku tahu dengan memiliki mu aku punya satu kegiatan positif untuk terus menulis blog. sekalipun tulisan tak berkelas. sekalipun tulisan yang mirip karangan anak sd. setiap hari harusnya ada saja yang bisa aku ceritakan..
lewat kamu juga, setidaknya mimpi ngebuat buku kumplan tulisan blog juga akan tercapai. Sayang, semangat itu sedikit sedikit luntur.. aku malah sibuk kuliah dan himasiter.. maaf ya blog.

doain aku cepet lulus.
sekalipun ada badai gempa puting belliung lahar menggelegaar..aku pasti akan lulus mei 2014. Bahkan sebelum itu. Amiiin
Read more

Social Profiles

Facebook

Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified